Tawaf Ifadhah dan Sa’i Haji merupakan rukun haji yang wajib dilaksanakan. Tanpa menunaikannya, haji belum sempurna dan tidak sah meskipun seluruh rangkaian lainnya telah dilakukan.
Pengertian Tawaf Ifadhah
Tawaf Ifadhah adalah tawaf yang dilakukan jamaah haji setelah wukuf di Arafah. Tawaf ini disebut juga:
-
Tawaf Ziarah
-
Tawaf Haji
Waktu Tawaf Ifadhah
-
Waktu utama: 10 Dzulhijjah
-
Waktu boleh: 10–13 Dzulhijjah
-
Boleh ditunda hingga sebelum pulang (bagi yang uzur)
Syarat Tawaf
-
Suci dari hadas dan najis
-
Menutup aurat
-
Dimulai dari Hajar Aswad
-
Ka’bah di sebelah kiri
-
Dilakukan 7 putaran
Tata Cara Tawaf Ifadhah
-
Niat tawaf
-
Menghadap Hajar Aswad dan bertakbir
-
Melakukan 7 putaran mengelilingi Ka’bah
-
Membaca doa dan dzikir
Doa Saat Tawaf
Doa Umum Tawaf (Arab):
رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً
وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً
وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
Artinya:
“Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan di akhirat serta lindungilah kami dari siksa neraka.”
Shalat 2 Rakaat Setelah Tawaf
-
Dilaksanakan di belakang Maqam Ibrahim (jika memungkinkan)
-
Jika tidak, di mana saja di Masjidil Haram
Pengertian Sa’i Haji
Sa’i adalah berjalan bolak-balik antara Bukit Shafa dan Marwah sebanyak 7 kali setelah tawaf.
Tata Cara Sa’i Haji
-
Niat sa’i
-
Mulai dari Bukit Shafa
-
Berjalan menuju Marwah
-
1 kali dari Shafa ke Marwah dihitung 1
-
Total 7 kali, berakhir di Marwah
Doa di Bukit Shafa dan Marwah
Doa di Shafa dan Marwah (Arab):
إِنَّ الصَّفَا وَالْمَرْوَةَ مِنْ شَعَائِرِ اللَّهِ
Artinya:
“Sesungguhnya Shafa dan Marwah adalah sebagian dari syiar Allah.”
Makna Tawaf dan Sa’i
-
Tawaf: pusat hidup hanya kepada Allah
-
Sa’i: teladan kesabaran Siti Hajar
Penutup
Dengan menunaikan Tawaf Ifadhah dan Sa’i Haji, jamaah telah menyelesaikan rukun utama haji dan tinggal menyempurnakan amalan wajib lainnya.