Tata Cara Tawaf dan Doa yang Dibaca

Tata Cara Tawaf dan Doa yang Dibaca

Tawaf merupakan salah satu rukun utama umroh. Tawaf dilakukan dengan mengelilingi Ka’bah sebanyak tujuh putaran sebagai bentuk penghambaan dan ketundukan seorang hamba kepada Allah SWT. Oleh karena itu, tawaf harus dilaksanakan dengan tata cara yang benar dan penuh kekhusyukan.

Pengertian Tawaf

Tawaf adalah mengelilingi Ka’bah sebanyak tujuh kali putaran, dimulai dan diakhiri di Hajar Aswad, dengan posisi Ka’bah selalu berada di sebelah kiri jamaah.

Tawaf hanya sah jika dilakukan di dalam Masjidil Haram dan dalam keadaan suci dari hadas besar maupun kecil.

Syarat Sah Tawaf

Beberapa syarat sah tawaf yang harus diperhatikan jamaah:

  • Suci dari hadas dan najis

  • Menutup aurat

  • Dilakukan sebanyak tujuh putaran penuh

  • Ka’bah berada di sebelah kiri

  • Dilakukan di dalam Masjidil Haram

  • Dimulai dari Hajar Aswad

Tata Cara Melaksanakan Tawaf

Berikut tata cara tawaf umroh secara berurutan:

  1. Berdiri di sejajar Hajar Aswad
    Menghadap Hajar Aswad dan berniat tawaf umroh.

  2. Mengucapkan niat tawaf
    Niat dilakukan di dalam hati, boleh dilafalkan sebagai berikut:

Arab:
نَوَيْتُ الطَّوَافَ بِالْبَيْتِ الْعَتِيقِ سَبْعَةَ أَشْوَاطٍ لِلَّهِ تَعَالَى

Latin:
Nawaituth-thawāfa bil-baitil ‘atīqi sab‘ata asywāṭin lillāhi ta‘ālā

Artinya:
“Aku berniat tawaf di Baitullah sebanyak tujuh putaran karena Allah Ta‘ala.”

  1. Istilam Hajar Aswad
    Menyentuh dan mencium Hajar Aswad jika memungkinkan. Jika tidak, cukup menghadap dan melambaikan tangan sambil membaca:

Arab:
بِسْمِ اللَّهِ، اللَّهُ أَكْبَرُ

Latin:
Bismillāhi, Allāhu akbar

  1. Melaksanakan Tawaf 7 Putaran
    Berjalan mengelilingi Ka’bah sebanyak tujuh putaran. Pada tiga putaran pertama, laki-laki dianjurkan berjalan agak cepat (raml), sedangkan empat putaran berikutnya berjalan biasa.

Doa-doa Saat Tawaf

Tidak ada doa khusus yang wajib dibaca pada setiap putaran tawaf. Jamaah diperbolehkan membaca doa apa saja. Namun, dianjurkan memperbanyak dzikir dan doa berikut:

  • Dzikir umum:

    • Subhanallah

    • Alhamdulillah

    • Allahu Akbar

    • Laa ilaaha illallah

  • Doa antara Rukun Yamani dan Hajar Aswad:

Arab:
رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

Latin:
Rabbanaa aatinaa fid-dunyaa hasanah wa fil-aakhirati hasanah wa qinaa ‘adzaaban naar

Artinya:
“Ya Rabb kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, serta lindungilah kami dari siksa neraka.”

Selesai Tawaf

Setelah menyelesaikan tujuh putaran, jamaah dianjurkan:

  • Menutup tawaf dengan takbir dan doa

  • Menuju Maqam Ibrahim untuk melaksanakan shalat sunnah dua rakaat

  • Memperbanyak doa sebelum meninggalkan area Ka’bah

Penutup

Tawaf adalah ibadah yang sangat mulia dan penuh makna. Dengan melaksanakan tawaf sesuai tata cara yang benar dan disertai doa serta dzikir, jamaah diharapkan dapat merasakan kedekatan spiritual dengan Allah SWT dan memperoleh keberkahan dalam ibadah umroh.