Tahallul Tsani adalah tahallul kedua yang menandakan jamaah haji telah bebas sepenuhnya dari seluruh larangan ihram, termasuk larangan berhubungan suami istri. Dengan tahallul ini, rangkaian utama ibadah haji hampir seluruhnya selesai.
Pengertian Tahallul Tsani
Tahallul Tsani terjadi setelah jamaah menyelesaikan tiga amalan utama, yaitu:
-
Melontar Jumrah Aqabah
-
Tawaf Ifadhah
-
Sa’i Haji
Jika ketiga amalan tersebut telah dilakukan, maka jamaah dinyatakan tahallul tsani.
Perbedaan Tahallul Awal dan Tahallul Tsani
| Tahallul Awal | Tahallul Tsani |
|---|---|
| Bebas sebagian larangan | Bebas seluruh larangan |
| Setelah jumrah + cukur | Setelah tawaf & sa’i |
| Hubungan suami istri masih dilarang | Sudah diperbolehkan |
Doa Setelah Tahallul
Bahasa Arab:
اللَّهُمَّ تَقَبَّلْ حَجَّنَا
وَاغْفِرْ ذُنُوبَنَا
وَأَعِدْنَا كَيَوْمِ وَلَدَتْنَا أُمَّهَاتُنَا
Artinya:
“Ya Allah, terimalah haji kami, ampunilah dosa-dosa kami, dan kembalikan kami seperti hari kami dilahirkan oleh ibu kami.”
Hikmah Tahallul Tsani
-
Menandai kembalinya jamaah pada fitrah
-
Simbol selesainya penghambaan total
-
Awal kehidupan baru dengan jiwa yang bersih
Amalan Setelah Tahallul Tsani
-
Melanjutkan mabit di Mina
-
Melontar tiga jumrah pada hari Tasyrik
-
Memperbanyak dzikir dan syukur
Penutup
Tahallul Tsani adalah tanda kesempurnaan haji. Jamaah kini kembali pada kehidupan biasa, namun dengan iman yang diperbarui dan dosa yang diampuni, insyaAllah.