Ketika seorang jamaah telah berniat ihram, maka sejak saat itu ia terikat dengan aturan khusus yang disebut larangan ihram. Larangan-larangan ini berlaku baik dalam ibadah haji maupun umroh, dan wajib dipatuhi hingga jamaah melakukan tahallul.
Pengertian Larangan Ihram
Larangan ihram adalah perbuatan-perbuatan yang tidak boleh dilakukan selama dalam keadaan ihram. Jika larangan ini dilanggar, maka jamaah wajib membayar dam sesuai ketentuan syariat.
Larangan ihram bertujuan untuk:
-
Menjaga kesucian ibadah
-
Melatih kesabaran dan pengendalian diri
-
Menumbuhkan sikap tawadhu’ dan ketaatan
Larangan Ihram bagi Laki-laki dan Perempuan
1. Memotong Rambut dan Kuku
Selama ihram, jamaah dilarang:
-
Mencukur rambut
-
Memotong kuku
Larangan ini berlaku hingga tahallul.
2. Memakai Wewangian
-
Dilarang memakai parfum atau wewangian setelah niat ihram
-
Boleh memakai wangi-wangian sebelum niat ihram
3. Berhubungan Suami Istri
-
Dilarang melakukan hubungan suami istri
-
Termasuk pendahuluannya seperti bercumbu dan bersyahwat
Larangan ini sangat berat dan dapat merusak ibadah haji jika dilakukan sebelum tahallul.
4. Akad Nikah
-
Dilarang menikah
-
Dilarang menikahkan orang lain
-
Dilarang melamar atau dilamar
5. Memburu dan Membunuh Binatang Darat
-
Dilarang berburu binatang darat
-
Dilarang membantu perburuan
Binatang laut tidak termasuk dalam larangan ini.
Larangan Khusus bagi Laki-laki
-
Memakai pakaian berjahit (baju, celana, jaket)
-
Menutup kepala
-
Memakai alas kaki yang menutup mata kaki
Larangan Khusus bagi Perempuan
-
Menutup wajah dengan cadar
-
Memakai sarung tangan
Namun perempuan tetap wajib menjaga aurat dengan hijab yang sesuai.
Konsekuensi Melanggar Larangan Ihram
Jika jamaah melanggar larangan ihram, maka:
-
Wajib membayar dam
-
Bentuk dam bisa berupa:
-
Menyembelih kambing
-
Memberi makan fakir miskin
-
Berpuasa (sesuai jenis pelanggaran)
-
Hal yang Diperbolehkan Saat Ihram
-
Mandi tanpa sabun wangi
-
Mengganti pakaian ihram
-
Berteduh dari panas
-
Menggunakan payung atau masker (tanpa menutup wajah perempuan secara khusus)
Penutup
Larangan ihram bukan untuk memberatkan, tetapi sebagai sarana melatih disiplin dan keikhlasan dalam beribadah. Dengan menjaga diri dari larangan-larangan ihram, jamaah haji akan lebih mudah meraih haji yang mabrur.