Saat seorang jamaah telah berniat ihram, maka sejak itu ia masuk dalam kondisi khusus yang memiliki aturan dan larangan tertentu. Larangan ihram wajib dipatuhi oleh setiap jamaah umroh agar ibadahnya sah dan terhindar dari kewajiban membayar dam. Oleh karena itu, pemahaman tentang hal-hal yang dilarang saat memakai ihram sangat penting.
Makna Larangan Ihram
Larangan ihram bertujuan untuk melatih kesabaran, pengendalian diri, serta menumbuhkan ketakwaan kepada Allah SWT. Dalam kondisi ihram, jamaah diajarkan hidup sederhana, menahan hawa nafsu, dan menjaga akhlak selama menjalankan ibadah umroh.
Larangan-larangan ini mulai berlaku sejak niat ihram diucapkan, bukan sejak memakai pakaian ihram.
Larangan Umum bagi Jamaah Ihram
Berikut adalah hal-hal yang dilarang bagi jamaah yang sedang berihram, baik laki-laki maupun perempuan:
-
Memotong rambut dan bulu tubuh
Termasuk mencukur, memendekkan, atau mencabut rambut kepala maupun bulu lainnya dengan sengaja. -
Memotong kuku
Memotong kuku tangan atau kaki dilarang selama masih dalam keadaan ihram. -
Memakai wewangian
Baik pada badan, pakaian, maupun makanan/minuman dengan sengaja setelah niat ihram. -
Berburu atau membunuh hewan darat
Termasuk membantu, menunjuk, atau memberi isyarat untuk berburu hewan darat. -
Melakukan hubungan suami istri
Termasuk pendahuluannya seperti bercumbu, berciuman, atau berbicara yang membangkitkan syahwat. -
Menikah atau menikahkan orang lain
Akad nikah, menjadi wali, atau menjadi saksi pernikahan dilarang saat ihram. -
Bertengkar dan berkata kotor
Allah SWT melarang rafats (ucapan kotor), fusuq (maksiat), dan jidal (bertengkar) selama ihram.
Larangan Khusus bagi Laki-laki
Selain larangan umum, laki-laki yang berihram juga dilarang:
-
Memakai pakaian berjahit (baju, celana, jaket)
-
Menutup kepala dengan topi, peci, atau sorban
-
Memakai kaos kaki yang menutup mata kaki
Larangan Khusus bagi Perempuan
Adapun larangan khusus bagi perempuan saat ihram adalah:
-
Menutup wajah dengan cadar
-
Menutup telapak tangan dengan sarung tangan
Namun jika berada di hadapan laki-laki non-mahram, perempuan diperbolehkan menutup wajah dengan kain yang tidak melekat di wajah.
Hikmah Larangan Ihram
Larangan-larangan ihram mengajarkan jamaah untuk:
-
Bersabar dan mengendalikan diri
-
Menjaga akhlak dan kesucian hati
-
Menyadari bahwa semua manusia sama di hadapan Allah
-
Fokus sepenuhnya pada ibadah
Penutup
Mematuhi larangan ihram merupakan bagian penting dari kesempurnaan ibadah umroh. Dengan memahami dan menjaga diri dari hal-hal yang dilarang selama ihram, jamaah dapat menjalankan umroh dengan tenang, khusyuk, dan sesuai tuntunan Rasulullah