Dehidrasi menjadi salah satu masalah kesehatan yang sering dialami jamaah haji dan umroh. Cuaca panas serta aktivitas fisik yang tinggi membuat tubuh lebih mudah kehilangan cairan. Oleh karena itu, penting bagi jamaah untuk mengetahui cara menghindari dehidrasi selama berada di Tanah Suci.
Langkah utama yang harus dilakukan adalah memperbanyak konsumsi air putih. Jamaah dianjurkan minum sedikit demi sedikit namun sering, meskipun tidak merasa haus. Minimal konsumsi 2–3 liter air setiap hari untuk menjaga keseimbangan cairan tubuh.
Selain air putih, konsumsi buah-buahan yang mengandung banyak air seperti semangka, jeruk, dan melon juga sangat membantu menjaga hidrasi tubuh. Hindari terlalu banyak minuman berkafein karena dapat mempercepat kehilangan cairan.
Gunakan pakaian yang nyaman dan menyerap keringat agar tubuh tidak terlalu panas. Jamaah juga disarankan menggunakan payung, topi, atau pelindung kepala saat beraktivitas di luar ruangan.
Jika merasa lemas, pusing, bibir kering, atau urin berwarna pekat, segera istirahat dan perbanyak minum air putih. Jangan memaksakan diri untuk terus berjalan atau beraktivitas.
Menjaga tubuh tetap terhidrasi sangat penting agar ibadah haji dan umroh dapat dilakukan dengan lancar dan tubuh tetap sehat selama di Tanah Suci.