Ihram adalah tanda dimulainya rangkaian ibadah haji. Ketika seseorang telah berniat ihram, maka sejak saat itu ia terikat dengan aturan dan larangan ihram. Oleh karena itu, jamaah perlu memahami tata cara memakai ihram dengan benar sesuai tuntunan Rasulullah ﷺ.
Pengertian Ihram
Ihram adalah niat untuk memasuki ibadah haji atau umroh yang ditandai dengan:
-
Mengenakan pakaian khusus
-
Mengucapkan niat
-
Mulai berlakunya larangan-larangan ihram
Perlu dipahami bahwa ihram bukan hanya pakaian, melainkan niat dan kondisi ibadah.
Persiapan Sebelum Memakai Ihram
Sebelum mengenakan pakaian ihram, jamaah dianjurkan melakukan hal-hal berikut:
-
Mandi sunnah ihram
-
Memotong kuku dan merapikan diri
-
Memakai wewangian (sebelum niat ihram)
-
Shalat sunnah dua rakaat (jika memungkinkan)
Pakaian Ihram
Ihram untuk Laki-laki
-
Dua lembar kain putih tidak berjahit
-
Satu untuk menutup bagian bawah (izar)
-
Satu untuk bagian atas (rida’)
-
-
Tidak memakai:
-
Pakaian berjahit
-
Penutup kepala
-
Alas kaki yang menutup mata kaki
-
Ihram untuk Perempuan
-
Pakaian menutup aurat
-
Tidak bercadar dan tidak memakai sarung tangan
-
Boleh memakai pakaian berjahit
Niat Ihram Haji
Setelah memakai pakaian ihram dan sampai di miqat, jamaah membaca niat haji.
Arab:
لَبَّيْكَ اللَّهُمَّ حَجًّا
Atau:
نَوَيْتُ الْحَجَّ وَأَحْرَمْتُ بِهِ لِلَّهِ تَعَالَى
Artinya:
“Aku penuhi panggilan-Mu ya Allah untuk berhaji.”
Membaca Talbiyah
Setelah niat ihram, jamaah dianjurkan memperbanyak membaca talbiyah:
Arab:
لَبَّيْكَ اللَّهُمَّ لَبَّيْكَ
لَبَّيْكَ لَا شَرِيكَ لَكَ لَبَّيْكَ
إِنَّ الْحَمْدَ وَالنِّعْمَةَ لَكَ وَالْمُلْكَ
لَا شَرِيكَ لَكَ
Artinya:
“Aku penuhi panggilan-Mu ya Allah, aku penuhi panggilan-Mu.
Aku penuhi panggilan-Mu, tiada sekutu bagi-Mu.
Sesungguhnya segala puji, nikmat, dan kerajaan adalah milik-Mu.
Tiada sekutu bagi-Mu.”
Talbiyah dibaca terus hingga menjelang melontar Jumrah Aqabah.
Hal yang Perlu Diperhatikan
-
Niat ihram tidak boleh dilakukan sebelum miqat
-
Setelah niat, seluruh larangan ihram mulai berlaku
-
Menjaga niat dan akhlak selama ihram
Penutup
Memakai ihram menandai dimulainya perjalanan spiritual seorang jamaah haji. Dengan tata cara yang benar dan niat yang ikhlas, ihram menjadi simbol kesucian, kesederhanaan, dan ketaatan total kepada Allah SWT.