Setelah menyelesaikan tawaf, jamaah umroh dianjurkan untuk melaksanakan shalat sunnah dua rakaat di belakang Maqam Ibrahim. Shalat ini merupakan sunnah yang sangat dianjurkan dan termasuk rangkaian penting setelah tawaf sebelum melanjutkan ibadah berikutnya.
Pengertian Maqam Ibrahim
Maqam Ibrahim adalah batu tempat Nabi Ibrahim عليه السلام berdiri saat membangun Ka’bah bersama putranya, Nabi Ismail عليه السلام. Di atas batu tersebut terdapat bekas telapak kaki Nabi Ibrahim yang hingga kini masih dapat dilihat.
Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an:
وَاتَّخِذُوا مِنْ مَقَامِ إِبْرَاهِيمَ مُصَلًّى
Artinya:
“Dan jadikanlah sebagian Maqam Ibrahim sebagai tempat shalat.”
(QS. Al-Baqarah: 125)
Hukum Shalat di Maqam Ibrahim
Shalat dua rakaat di Maqam Ibrahim hukumnya sunnah muakkadah. Jika kondisi sangat ramai dan tidak memungkinkan shalat tepat di belakang Maqam Ibrahim, maka jamaah boleh shalat di tempat mana saja di dalam Masjidil Haram.
Tata Cara Shalat di Maqam Ibrahim
Pelaksanaan shalat di Maqam Ibrahim sama seperti shalat sunnah dua rakaat pada umumnya, dengan ketentuan:
-
Berdiri di belakang Maqam Ibrahim jika memungkinkan
-
Menghadap kiblat (Ka’bah)
-
Niat shalat sunnah tawaf
Bacaan yang Dianjurkan
Dalam shalat dua rakaat di Maqam Ibrahim, dianjurkan membaca:
-
Rakaat pertama: Surah Al-Fatihah dan Surah Al-Kafirun
-
Rakaat kedua: Surah Al-Fatihah dan Surah Al-Ikhlas
Namun, bacaan ini bersifat sunnah dan boleh diganti dengan surah lain.
Doa Setelah Shalat
Setelah shalat, jamaah dianjurkan memperbanyak doa, karena doa setelah ibadah termasuk waktu yang baik untuk bermunajat kepada Allah SWT.
Tidak ada doa khusus yang diwajibkan, namun dianjurkan memohon ampunan, kebaikan dunia dan akhirat, serta diterimanya ibadah umroh.
Adab di Sekitar Maqam Ibrahim
Beberapa adab yang perlu diperhatikan:
-
Tidak berdesak-desakan
-
Mengikuti arahan petugas Masjidil Haram
-
Menjaga kekhusyukan dan ketenangan
-
Tidak mengganggu jamaah lain
Penutup
Shalat dua rakaat di Maqam Ibrahim merupakan bentuk ketaatan terhadap perintah Allah SWT dan teladan Nabi Ibrahim عليه السلام. Dengan melaksanakan shalat ini dengan khusyuk, diharapkan ibadah umroh semakin sempurna dan penuh keberkahan.