Tata Cara Memakai Ihram

Tata Cara Memakai Ihram

Ihram adalah kondisi suci yang menandai dimulainya ibadah umroh. Memakai ihram bukan hanya mengganti pakaian, tetapi juga memasuki keadaan khusus yang mengharuskan jamaah menjaga diri dari larangan-larangan tertentu. Oleh karena itu, tata cara memakai ihram perlu dipahami dengan baik agar ibadah umroh dapat dilaksanakan sesuai tuntunan syariat.

Pengertian Ihram

Ihram secara istilah adalah niat untuk memasuki ibadah umroh yang ditandai dengan memakai pakaian ihram dan mematuhi larangan-larangan ihram. Seseorang belum dianggap berihram hanya dengan memakai pakaian ihram, tetapi harus disertai niat umroh.

Persiapan Sebelum Memakai Ihram

Sebelum mengenakan pakaian ihram, jamaah dianjurkan melakukan beberapa hal berikut:

  • Mandi sunnah ihram

  • Membersihkan diri (memotong kuku, merapikan rambut, mencukur kumis)

  • Memakai wewangian pada badan (bukan pada pakaian ihram)

  • Berwudhu

Semua persiapan ini dilakukan sebelum berniat ihram.

Tata Cara Memakai Ihram untuk Laki-laki

Pakaian ihram bagi laki-laki terdiri dari dua lembar kain putih tanpa jahitan:

  1. Kain sarung (izar) untuk menutupi bagian bawah tubuh

  2. Kain selendang (rida’) untuk menutupi bagian atas tubuh

Ketentuan penting:

  • Tidak menutup kepala

  • Tidak memakai pakaian berjahit

  • Tidak memakai kaos kaki

  • Boleh memakai sandal yang tidak menutupi mata kaki

Tata Cara Memakai Ihram untuk Perempuan

Pakaian ihram bagi perempuan adalah pakaian muslimah biasa yang:

  • Menutup aurat

  • Tidak transparan

  • Tidak ketat

  • Tidak berhias berlebihan

Perempuan tidak diwajibkan memakai pakaian putih. Saat ihram, perempuan tidak boleh:

  • Menutup wajah dengan cadar

  • Menutup telapak tangan dengan sarung tangan

Namun jika ada laki-laki non-mahram, perempuan boleh menutupi wajah dengan kain tanpa melekat di wajah.

Niat Ihram

Setelah pakaian ihram dikenakan dan telah sampai di miqat, jamaah membaca niat umroh, kemudian dilanjutkan dengan membaca talbiyah.

Larangan-larangan Saat Ihram

Setelah berniat ihram, jamaah wajib menghindari larangan berikut:

  • Memotong rambut dan kuku

  • Memakai wangi-wangian

  • Menutup kepala (bagi laki-laki)

  • Menutup wajah dan telapak tangan (bagi perempuan)

  • Berburu atau membunuh hewan darat

  • Melakukan hubungan suami istri dan pendahuluannya

  • Bertengkar dan berkata kotor

Penutup

Memakai ihram adalah simbol kesederhanaan dan persamaan derajat di hadapan Allah SWT. Dengan memahami tata cara memakai ihram dan menjaga larangannya, jamaah dapat menjalankan ibadah umroh dengan lebih khusyuk dan sempurna.