Setelah mempersiapkan dokumen, kesehatan, perlengkapan, dan pemahaman ibadah, masih ada beberapa hal praktis yang sebaiknya diperhatikan sebelum berangkat umroh. Persiapan sederhana ini dapat membantu jamaah merasa lebih siap ketika menghadapi perjalanan yang cukup panjang.
19. Biasakan Berjalan Kaki
Salah satu persiapan fisik yang dapat dilakukan adalah membiasakan diri berjalan kaki. Selama umroh, jamaah mungkin perlu berjalan dari hotel menuju masjid, berpindah lokasi, mengikuti rombongan, serta melakukan thawaf dan sa’i.
Tidak perlu melakukan latihan berat. Jalan kaki secara rutin dengan durasi yang disesuaikan kemampuan sudah dapat menjadi bagian dari persiapan.
Tujuannya bukan untuk memaksakan tubuh, melainkan membiasakan diri agar tidak mudah lelah ketika menjalankan aktivitas di Tanah Suci.
20. Latih Diri Mengatur Waktu
Agenda umroh biasanya memiliki jadwal yang harus diikuti bersama rombongan. Jamaah perlu membiasakan diri disiplin terhadap waktu.
Sebelum berangkat, biasakan membuat jadwal sederhana untuk tidur, bangun, makan, beribadah, dan beristirahat. Kebiasaan ini dapat membantu tubuh beradaptasi dengan jadwal perjalanan.
Jangan lupa memberikan waktu istirahat yang cukup. Ibadah yang baik juga perlu didukung kondisi tubuh yang terjaga.
21. Pelajari Lokasi Hotel
Jamaah sebaiknya mengetahui nama dan lokasi hotel tempat menginap. Jika memungkinkan, simpan alamat hotel di ponsel atau catatan pribadi.
Informasi ini penting apabila jamaah terpisah dari rombongan atau perlu kembali ke hotel secara mandiri.
Simpan juga kartu atau informasi hotel selama melakukan aktivitas di luar kamar.
22. Siapkan Barang dalam Tas Kecil
Selain koper, jamaah sebaiknya memiliki tas kecil yang mudah dibawa. Tas tersebut dapat digunakan untuk membawa barang yang diperlukan ketika pergi ke masjid atau mengikuti kegiatan rombongan.
Barang yang dapat dibawa antara lain:
- Ponsel.
- Identitas yang diperlukan.
- Uang secukupnya.
- Obat pribadi.
- Tisu.
- Botol minum.
- Perlengkapan ibadah kecil.
- Kantong untuk menyimpan barang tertentu.
Hindari membawa terlalu banyak barang agar tidak mengganggu pergerakan.
23. Perhatikan Pola Makan Sebelum Keberangkatan
Menjelang keberangkatan, usahakan menjaga pola makan. Pilih makanan yang seimbang dan sesuai dengan kebiasaan tubuh.
Hindari mencoba terlalu banyak makanan baru menjelang perjalanan apabila tubuh belum terbiasa. Perbanyak makanan bergizi dan cukup minum.
Kondisi tubuh yang prima akan membuat jamaah lebih siap menjalani perjalanan panjang.
24. Persiapkan Diri Menghadapi Perbedaan Lingkungan
Arab Saudi memiliki lingkungan yang berbeda dengan Indonesia. Perbedaan cuaca, kelembapan, makanan, kepadatan tempat ibadah, hingga durasi perjalanan dapat memerlukan proses adaptasi.
Jamaah tidak perlu terlalu khawatir. Yang terpenting adalah mempersiapkan diri, menjaga kondisi tubuh, mengikuti arahan pembimbing, dan tidak memaksakan aktivitas di luar kemampuan.
25. Pelajari Doa dan Bacaan yang Diperlukan
Sebelum berangkat, jamaah dapat mulai mempelajari doa dan bacaan yang berkaitan dengan rangkaian ibadah umroh.
Tidak harus menghafal semuanya sekaligus. Pelajari secara bertahap dan pahami maknanya agar ibadah dapat dilakukan dengan lebih tenang.
Jika menggunakan buku panduan atau aplikasi, pilih sumber yang jelas dan sesuai dengan tuntunan yang dipelajari dari pembimbing.
26. Persiapkan Komunikasi dengan Keluarga
Sebelum berangkat, beri tahu keluarga mengenai jadwal perjalanan, informasi penerbangan, hotel, serta kontak travel atau pembimbing.
Pastikan ponsel dapat digunakan untuk berkomunikasi selama berada di Arab Saudi sesuai layanan yang tersedia. Periksa pula kebutuhan koneksi internet agar dapat berkomunikasi dengan keluarga dan rombongan.
Komunikasi yang baik dapat memberikan rasa aman bagi jamaah maupun keluarga di Indonesia.
27. Jangan Membebani Diri dengan Target Berlebihan
Keinginan memperbanyak ibadah selama berada di Tanah Suci merupakan hal yang baik. Namun, jamaah tetap perlu memperhatikan kemampuan fisik.
Jangan membuat target yang terlalu banyak hingga mengabaikan kebutuhan istirahat. Kondisi setiap orang berbeda sehingga aktivitas ibadah dapat disesuaikan dengan kemampuan masing-masing.
Prioritaskan ibadah wajib dan ikuti arahan pembimbing. Setelah itu, manfaatkan waktu luang untuk ibadah tambahan sesuai kondisi.
28. Persiapkan Diri untuk Berinteraksi dengan Jamaah Lain
Umroh mempertemukan jamaah dari berbagai daerah dan negara. Perbedaan bahasa, kebiasaan, serta cara beraktivitas mungkin akan ditemui.
Jaga sikap dan hindari tindakan yang dapat mengganggu orang lain. Jangan mendorong ketika berada di tengah kerumunan dan berikan ruang kepada jamaah lain.
Sikap ramah, sabar, dan saling membantu akan membuat perjalanan terasa lebih nyaman.
29. Simpan Barang Berharga dengan Aman
Barang berharga seperti paspor, uang, dan perangkat elektronik perlu dijaga dengan baik.
Jangan meninggalkan barang berharga sembarangan, terutama ketika berada di tempat ramai. Gunakan tempat penyimpanan yang aman dan ikuti arahan dari travel maupun hotel.
Jamaah juga sebaiknya tidak membawa seluruh uang tunai ketika pergi beribadah.
30. Lakukan Pemeriksaan Terakhir
Satu atau dua hari sebelum keberangkatan, lakukan pemeriksaan terakhir terhadap semua kebutuhan.
Pastikan dokumen, perlengkapan ibadah, pakaian, obat, uang, dan perangkat komunikasi sudah tersedia.
Periksa pula waktu berkumpul dan lokasi keberangkatan. Jangan sampai persiapan barang yang sudah lengkap justru membuat jamaah lupa memperhatikan jadwal perjalanan.
Checklist Persiapan Umroh
Untuk memudahkan jamaah, berikut checklist sederhana yang dapat digunakan:
Dokumen
☐ Paspor
☐ Visa atau dokumen perjalanan yang diperlukan
☐ Tiket penerbangan
☐ Identitas diri
☐ Dokumen dari travel
Perlengkapan Ibadah
☐ Pakaian ihram
☐ Mukena
☐ Al-Qur’an
☐ Buku doa
☐ Tas kecil
☐ Sandal atau alas kaki nyaman
Kesehatan
☐ Obat pribadi
☐ Masker
☐ Plester
☐ Perlengkapan kebersihan
☐ Kebutuhan kesehatan lainnya
Elektronik
☐ Ponsel
☐ Charger
☐ Power bank sesuai ketentuan
☐ Adaptor jika diperlukan
Keuangan
☐ Uang tunai secukupnya
☐ Alat pembayaran yang diperlukan
☐ Dana cadangan
Tips Agar Tidak Panik Menjelang Keberangkatan
Tidak sedikit jamaah yang merasa gugup menjelang hari keberangkatan. Hal tersebut merupakan sesuatu yang wajar, terutama bagi jamaah yang baru pertama kali melakukan perjalanan umroh.
Agar lebih tenang, selesaikan persiapan secara bertahap. Jangan menunggu sehari sebelum keberangkatan untuk mengemas semua barang.
Buat checklist, pisahkan dokumen penting, siapkan koper lebih awal, dan pastikan komunikasi dengan pihak travel berjalan dengan baik.
Gunakan waktu menjelang keberangkatan untuk beristirahat dan mempersiapkan diri secara mental. Hindari terlalu banyak memikirkan hal-hal yang belum tentu terjadi.
Persiapan yang Matang Membuat Ibadah Lebih Nyaman
Persiapan sebelum berangkat umroh pada dasarnya bertujuan untuk mengurangi berbagai kendala selama perjalanan. Ketika dokumen sudah lengkap, kondisi tubuh terjaga, perlengkapan tersedia, dan tata cara ibadah sudah dipahami, jamaah dapat lebih fokus menjalankan ibadah.
Namun, persiapan tidak berarti semua hal harus berjalan sempurna. Perjalanan bersama rombongan tetap dapat menghadirkan situasi yang tidak terduga. Karena itu, selain persiapan teknis, jamaah juga perlu membawa kesabaran dan kesiapan untuk beradaptasi.
Penutup
Persiapan sebelum berangkat umroh sebaiknya dilakukan sejak jauh-jauh hari. Mulailah dari meluruskan niat, mempelajari tata cara ibadah, menjaga kesehatan, mempersiapkan dokumen, mengemas perlengkapan, mengatur keuangan, hingga mengikuti manasik.
Bagi jamaah pemula, jangan ragu untuk bertanya kepada pembimbing mengenai hal-hal yang belum dipahami. Ikuti informasi dari penyelenggara perjalanan dan perhatikan ketentuan yang berlaku.
Dengan persiapan yang terencana, jamaah dapat berangkat dengan lebih tenang, menjalani perjalanan dengan nyaman, dan memanfaatkan waktu di Tanah Suci untuk beribadah sebaik mungkin.